Orang-orang menanam bunga hias untuk ditempatkan di perkarangan rumahnya. Dengan bunga yang bermekaran. Berwarna-warni.  Rantingnya begitu lentik, menjalar dengan malu-malu. Orang-orang yang melihatnya akan tertegun sementara, menyadari bahwa bunga-bunga hias itu ditanam untuk memperlihatkan kecantikannya.

Namun, menanam bunga hias tidak semudah membalikan tangan, atau tidak semudah menyiram sebuah taman. Menanam bunga hias diperlukan berbagai cara yang tepat. Jika tidak, bunga hias itu akan layu, sebelum menjadi mekar. Akan mati sebelum menjadi cantik. Dan akan redup sebelum menjadi bunga yang bersinar.

Maka dari itu dalam tulisan ini, kamu akan membaca bagaimana cara menanam bunga hias yang baik. Yang akan mekar, cantik, dan pada akhirnya bersinar di depan perkarangan rumah kamu,

Ini dia cara menanam bunga hias yang bisa kamu lakukan:

Menyiapkan Media Tanam

Langkah pertama dalam cara menanam bunga hias adalah menyiapkan media tanam, atau alat-alat untuk membantu kamu menanam bunga tersebut. Seperti pot, pupuk, dan tanah pasir atau kerikil. Cukup dengan tiiga bahan itu kamu bisa mulai menanam bunga hias. Karena bahan itu adalah bahan utama dalam menanam bunga tersebut. Pastikan bahan-bahan itu memiliki kualitas yang baik agar pertumbuhan bunga hiasnya pun akan baik pula.

 

Mencari Tahu Jenis Tanaman Hias Yang Akan Ditanam

Ini penting sebagai langkah awal agar tanaman hias yang kamu tanam bisa bertumbuh. Kamu harus mencari tahu habitat jenis tanaman itu atau di tempat seperti apa tanaman itu tumbuh. Lazimnya, ada tanaman yang lebih menyukai di tanah yang lembab, dan ada juga tanaman yang akan tumbuh jika lingkungannya bersifat lebih kering.

 

Mencampurkan Media Tanam Pada Pot

Setelah kamu mengetahui jenis tanaman yang akan kamu tanam, campurkanlah media tanam yang telah kamu siapkan di langkah pertama ke dalam pot.

Pastikan kamu mencampurkan kerikil atau batu bata merah ke dalam pot tersebut. Hal itu digunakan agar bisa mengikat atau mempertahankan air ketika tanaman hias itu kamu siram nantinya.

Baca juga :   Cara Membuat Taman Depan Rumah Sendiri

Secara umum, komposisi dalam mencampurkan media tanam ke pot itu adalah satu pertiga tanah, satu pertiga pupuk, dan satu pertiga kerikil.

Tapi, ketika kamu menanam tanaman yang memiliki karakteristik tumbuh di tempat kering, kamu bisa menggunakan komposisi setengah pasir dengan setengah pupuk kompos. Hal tersebut dilakukan agar menjaga suhu tetap kering. Dan baik untuk pertumbuhan tanaman hias tersebut.

Berbeda jika kamu mencoba menanam bunga hias yang akan tumbuh di lingkungan yang lembab. Kamu perlu mecampurkan setengah tanah, tanpa pasir, dan setengah pupuk kendang. Tujuannya, agar menjaga suhu tetap lembab.

Menyisakan 1/3 ruang kosong di pot

Setelah kamu mengetahui komposisi yang ideal ketika mengisi pot. Kamu pun harus mengisinya dengan takaran yang ideal pula. Jangan mengisi pot itu dengan media tanam yang berlebihan, karena hal tersebut akan membuat pot tidak memiliki sirkulasi udara. Dan jangan pula terlalu sedikit. Idealnya kamu harus menyisakan sebuah ruang satu pertiga dari ukuran pot.

 

Memasukan Bunga Berbarengan Dengan Media Tanam

Ketika kamu sedang mengisi media tanam, ketika pot tersebut sudah memilii dasar tanah. Segeralah masukan bibit yang kamu tanam. Dengan hati-hati. Sambil menanam pikirkan bahwa yang anda lakukan ini merupkan bagian dari sebuah permainan.

 

Menjaga Perkembangannya

Setelah menanam bunga hias selesai, dan telah masuk di dalam pot. Simpan pot tersebut di tempat yang terdapat sinar matahari yang cukup.

Lalu, jangan lupa untuk menyiramnya secar rutin di pagi dan sore hari. Jika menjaga perkembangannya itu kamu lakukan dengan rajin. Dapat dipastikan suatu saat nanti bunga hias yang kamu tanam akan tumbuh, cantik, dan bersinar.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam menanam bunga hias. Selamat mencoba!